Berita
12 Jun 2025 10:24:28
Admin
Sebuah kisah inspiratif datang dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Nurul Ikhsan. Di tengah keterbatasan, sekolah ini berhasil mengembangkan unit usaha kerajinan tas anyaman yang dikelola secara mandiri oleh para guru bersama orang tua siswa. Meski usaha ini baru dirintis beberapa bulan terakhir, namun produksinya terus berjalan dan tak pernah sepi dari pesanan pelanggan dan.
Ide usaha ini bermula dari keinginan pihak sekolah untuk memberikan keterampilan tambahan bagi para siswa sekaligus memberdayakan orang tua siswa yang tergabung dalam komunitas sekolah. Dengan memanfaatkan bahan baku lokal yakni rotan sintetis yang menghasilkan berbagai jenis tas anyaman yang menarik dan berkualitas.
“Kami ingin anak-anak di SLB Nurul Ikhsan tidak hanya mendapatkan pendidikan akademis, tetapi juga keterampilan hidup yang bisa berguna di masa depan,” ujar Ibu Dina, salah satu guru pembimbing yang aktif dalam produksi tas anyaman ini.
Proses produksi dilakukan secara bergotong royong. Guru-guru bertugas sebagai instruktur dan perancang model tas, sementara orang tua siswa bertanggung jawab pada proses penganyaman dan penyelesaian produk. Sebagian siswa pun dilibatkan dalam tahapan yang sesuai dengan kemampuan mereka, seperti membuat dasaran tas.
Meskipun usaha ini masih dalam tahap awal, permintaan terhadap tas anyaman SLB Nurul Ikhsan terus meningkat. Selain menarik perhatian warga sekitar, produk mereka juga mulai dikenal melalui media sosial. Tidak jarang, pesanan datang dari luar kota, bahkan konsumen dari luar negeri tertarik memesan dalam jumlah besar yakni dari negara Macau.
“Setiap minggu kami bisa memproduksi 30 sampai 50 tas berbagai model. Alhamdulillah, pesanan terus mengalir, bahkan kadang kami kewalahan memenuhi permintaan,” ungkap Ibu Arik, salah satu orang tua siswa yang kini menjadi koordinator produksi.
Hasil penjualan tas anyaman ini tidak hanya memberikan tambahan penghasilan bagi keluarga siswa, tetapi juga sebagian besar keuntungan dikembalikan untuk mendukung kegiatan pembelajaran di sekolah. Keberhasilan usaha ini menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya dan berdaya saing.
Pihak sekolah berharap, ke depan mereka dapat memperluas produksi, memperbanyak varian produk, serta mendapatkan dukungan dari berbagai pihak agar usaha ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi siswa dan keluarganya.
Dengan semangat kolaborasi dan kerja keras, SLB Nurul Ikhsan membuktikan bahwa dari sebuah keterbatasan dapat lahir peluang besar yang membawa manfaat nyata bagi banyak orang.
28 Februari 2024
Admin
07 Juli 2023
Admin
Managed By ABK Istimewa
@2022 - 2026